S A R J A N A
Bukan karena gagal sarjana aku sempat frustasi kawan
Atau karena persoalan putus cinta aku sempat kecewa
Bukan, bukan karena itu kawan!
Tetapi, kekhawatiranku yang sangat
hingga tak bisa berbuat apa-apa tanpa keduanya
Presepsi jauh masyarakat kita soal pendidikan
Menjadi ladang kandang pencarian kerja
hingga kejar ijazah menjadi profit masa depan anak cucunya
tak pandang berapa harga ijazah
Ijazah Sekolah, Ijazah Paket hingga Ijazah Kubra
Terjual ludes di Departemen Agama dan
Departemen Pendidikan Indonesia
Orang pintar tapi miskin tak pantas menyandang sarjana!
Jangan heran, ketika banyak lulusan sarjana pendidikan
Yang tak bisa mengajar dengan baik,
- Lulusan sarjana kedokteran yang tak bisa menangani pasien
Dan justru membunuhnya!
Sungguh pikiranku menerawang jauh ke arah kegelepan masa depan
Melihat sarjana-sarjana yang enggan kembali ke tanah kelahirannya
Karena alasan tak ada lahan kerja.
Aku benci mendengar alasan sarjana kerena ladang yang kering.
Tak ada hujan mestinya disirami bukan dijauhi
Kemudian digali, dipupuki, baru ditanami dan dipaneni.
Bukan menunggu saat musim panen sudah tiba. Ah, sarjana...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar